Ilmu Coding Ilmucoding.com - Merupakan situs yang membantu Anda belajar coding lebih mudah, nyaman, interaktif dan profesional. Belajar sekarang di ilmu coding. GRATIS

Tutorial Python #12 – Python Function

3 min read

Tutorial Belajar Python

Pada bahasa pemrograman Python, function merupakan blok program yang berisi satu tugas spesifik.

Python Function

Function ini hanya akan berjalan ketika function itu dipanggil.

Ketika function  tersebut dipanggil, maka function tersebut ada yang mengembalikan nilai dan ada juga yang tidak.

Istilah yang tepat untuk menggambarkan nilai balik adalah return value.

Function hanya perlu didefinisikan satu kali, namun bisa dipanggil berkali-kali.

Bahasa pemrograman lainnya mengenal function ini sebagai prosedur. Dalam python, function dideklarasikan dengan keyword def.

Contohnyasebagai berikut:

def NamaFunction(parameter1, parameter2, dst):
#     aksi

Pada tutorial kali ini akan dibahas lengkap mulai dari membuat function sampai mengenal function global dan local.

Let’s go!

Belajar Memahami Python dan Function

Function dideklarasikan dengan keyword def.

Function bisa membantu Anda menghindari pekerjaan yang berulang-ulang dalam program.

Misalnya Anda membutuhkan suatu pekerjaan mencari data sesuai keyword tertentu (searching).

Pekerjaan tersebut ternyata digunakan pada banyak file.

Kondisi tersebut memungkinkan Anda menulis kode program yang berulang-ulang.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa membuat function search yang bisa digunakan kapan saja dibutuhkan.

Python Function

Saya akan memberikan gambaran dalam bentuk contoh program untuk menampilkan kalimat Hello World.

def sayHello():
    print("Hello World")

Mengakses Function

Cara pemanggilan function hamper mirip dengan bahasa pemrograman lainnya.

Anda bisa menulis ulang nama function disertail dengan ().

Contoh:

def sayHello():
    print("Hello World")
    
sayHello()

Output:

Hello World

Parameter dan Argumen

Terkadangdalam suatu function membutuhkan argument / parameter. Dalam perspektif function ada dua gambaran:

Parameter merupakan variable yang tercantum di dalam kurung dalam definisi function. Sedangkan argument adalah nilai yang dikirim ke function ketika dipanggil.

Argument ini dikenal dengan istilah args menurut dokumentasi Python.

Jumlah argument yang mau Anda deklarasikan tidak dibatasi.

Contoh:

def callStudy(study):
    print("Saya sedang belajar " + study)
    
callStudy("Python")

Contoh kode di atas adalah menerapkan parameter study ke dalam function callStudy. Study merupakan sebuah parameter, sedangkan kata “Python” merupakan sebuah argument.

Ketika parameter callStudy dipanggil dan melampirkan data study, maka hasilnya adalah:

Jumlah Argumen di Function dalam Python

Secara default, function  harus dipanggil sesuai dengan jumlah parameter dan argumen yang benar.

Misalnya Anda mempunyai 2 parameter di dalam function, maka Anda harus menyertakan 2 argumen juga. Tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang.

Contoh:

def panggilSiswa(namaDepan, namaBelakang):
    print("Data Siswa: " + namaDepan + " " + namaBelakang)

panggilSiswa("Abdul", "Muthalib")

Output:

Data Siswa: Abdul Muthalib 

Penjelasan:

Pada contoh program di atas membutuhkan 2 parameter, yaitu namaDepan dan namaBelakang. Maka pemanggilan function panggilSiswa() harus disertai 2 argumen juga.

Apabila jumlah parameter dan argument tidak sesuai, maka program akan menampilkan pesan error.

Parameter Array

Di Python, Anda juga bisa membuat parameter dengan tambahan *. Kondisi ini terjadi apabila Anda ingin membuat satu parameter saja namun bisa diisi dengan value berbeda.

Keyword yang digunakan adalah * diikuti dengan nama parameternya.

Contoh:

def siswa(*data):

Hasil dari parameter *data ini adalah tuple yang bisa Anda akses seperti biasanya.

Anda bisa membaca tutorial python yang membahas tentang tuple di artikel sebelumnya.

Contoh:

def panggilSiswa(*data):
    print("Data Siswa: " + data[2])

panggilSiswa("Aryani Fitri", "Banyu Aji", "Denting Nada")

Output:

Data Siswa: Denting Nada 

Penjelasan:

Function unlimited di atas tergambar dengan parameter data yang disertai *. Silahkan pelajari tuple untuk melengkapi pengetahuan lagi.

Argumen Keys

Jika ingin menghindari kesalahan dalam pemanggilan parameter, gunakanlah argument keys.

Contoh:

def absensi(siswa1, siswa2, siswa3):
    print("Data Siswa 1: " + siswa1)   
    print("Data Siswa 2: " + siswa2)
    print("Data Siswa 3: " + siswa3)

absensi(siswa1 = "Aryani Fitri", siswa2 = "Banyu Aji", siswa3 = "Denting Nada")

Output:

Data Siswa 1: Aryani Fitri
Data Siswa 2: Banyu Aji
Data Siswa 3: Denting Nada 

Penjelasan:

Di dalam argument, Anda perlu menyertakan nama parameter beserta nilainya.

Misalnya def siswa(nama, kelas), maka Anda tinggal membuat argument:

siswa(nama = “Toha”, kelas=”12”)

Hal ini dilakukan jika Anda ingin menghindari kesalahan pada susunan parameter dan argumennya.

Parameter Unlimited

Jika Anda tidak yakin seberapa banyak jumlah parameter dan argumen, maka gunakanlah **param.

Dengan cara ini function  akan menerima dictionary data.

Anda bisa membaca penjelasan tentang Python Dictionary di artikel sebelumnya.

Contoh:

def absensi(**key):
    print("Data Siswa 1: " + key['siswa1'])   
    print("Data Siswa 2: " + key['siswa2'])
    print("Data Siswa 3: " + key['siswa3'])

absensi(siswa1 = "Aryani Fitri", siswa2 = "Banyu Aji", siswa3 = "Denting Nada")

Output:

Data Siswa 1: Aryani Fitri
Data Siswa 2: Banyu Aji
Data Siswa 3: Denting Nada  

Default Parameter

Parameter default adalah parameter yang mempunyai nilai. Nilai ini akan berfungsi jika tidak ada argument yang dipanggil.

Contoh:

def salam(key = "Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakattuh"):
    print(key)

salam()

Output:

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakattuh 

Penjelasan:

Pada pemanggilan function salam() tidak disertai argument, namun program tetap bisa berjalan.

Hal itu terjadi karena parameter sudah diisi dengan default value. Sehingga apabila tidak menyertakan argument, maka otomatis akan menjalankan isi dari key.

Penggunaan List di Function

Anda dapat mengirimkan data berbentuk list ke dalam function. List yang dikirimkan akan memiliki jenis data yang sama. Anda juga bisa menyertakan tuple, dictionary, sets dan lain-lain.

Contoh:

def absensi(siswa):
    for nama in siswa:
        print("Nama: " + nama)

siswa = ["Budi", "Ujang", "Sueb"]

absensi(siswa)

Output:

Nama: Budi
Nama: Ujang
Nama: Sueb 

Memahami Return

Keyword return digunakan apabila Anda ingin membiarkan function mengembalikan nilai.

Contoh:

def hitungLuasPersegi(sisi):
    return sisi * sisi

print(hitungLuasPersegi(8))
print(hitungLuasPersegi(5))
print(hitungLuasPersegi(6))

Output:

64
25
36 

Function Pass

Secara default, isi function tidak boleh kosong, tetapi Anda bisa mengkosongkan nilainya.

Alasan masuk akan menggunakan pass adalah untuk menghindari kesalahan.

Contoh:

def callError():
    pass

Function Global

Function global adalah function yang didefinisikan dalam suatu modul dan dapat dipanggil oleh function lain.

Pada contoh-contoh program di atas merupakan sebuah function global.

Function Local

Function ini hanya bisa dijalankan pada function yang didefinisikan. Istilahnya ada function di dalam function.

Simak contohnya:

def callError(pesan):
    def msg(msg):
        print(msg)
    msg(pesan)

data = callError("Test Pesan")

Output:

Test Pesan 

Penutup

Tak terasa artikel kali ini sudah amat panjang. Banyak juga tutorial pendukung yang sudah saya sertakan pada link-link di atas. Harapan saya, semoga tutorial kali ini bermanfaat dan mudah dipraktikkan.

Selamat belajar…

Ilmu Coding Ilmucoding.com - Merupakan situs yang membantu Anda belajar coding lebih mudah, nyaman, interaktif dan profesional. Belajar sekarang di ilmu coding. GRATIS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *